Di medan deli selain judi ketangkasan ikan “Judi kampung” tetap exist di tengah wabah corona

  • Whatsapp
banner 468x60

Linkberita.id-Medan-Dinilai tidak menghiraukan maklumat kapoldasu , yang di sampaikan melaui Kasubdit Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan , saat memberikan keterangan pers di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumut di Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan ,Kamis (26/03).

Maklumat kapoldasu tentang larangan orang berkumpul atau sifatnya mengumpulkan banyak orang di suatu tempat guna pencegahan penularan Covid 19 nampaknya belum di turuti oleh sebagian masyarakat di kota medan.

Namun budaya bermain judi bagi masyarakat tak terlepas dari kumpul² yang biasa nya melebihi dari lima(5) orang.

Hal ini di tandai dengan Sejumlah gelanggang judi ketangkasan ikan di wilayah medan utara yang nota bene sifat permainan ini dalam satu meja game berkumpul saling berhadapan lebih dari enam (6) orang itu ternyata masih beroperasi .

Namun ada juga lokasi gelanggang judi ketangkasan ikan yang terlihat menutup lokasi , di duga meminimalisasi dampak Covid 19 atau kebetulan sedang sepi karena orang² sedang enggan datang ke tempat tersebut ?

Untuk gelanggang judi ketangkasan ikan di wilayah medan utara yang masih berjalan ,terpantau oleh Awak media di lokasi tersebut di jaga Ekstra oleh body guard berambut Cepak di duga Aparat.

Bukan cuma itu , di perkampungan di kawasan tanjung mulia tepatnya di gang banten dan pinggiran rel kreta Api juga marak perjudian.

Judi kampung yang menggunakan media kartu ini di ikuti oleh sejumlah kaum ibu² dan kaum milenial.

Di sebut² lokasi judi kampung ini tak jauh dari Rumah ke diaman Kapolres Pelabuhan Belawan .

Sangat miris melihatnya ketika permainan judi kampung ini di langsungkan , disekitar mereka terlihat dekat dengan anak balita yang ada di sekitar lapak judi tersebut yang di nilai dapat mempengaruhi dan ber efect negative Kepada konsumsi nalar anak.

Amatan awak media , sangat di butuhkan Attensi dari petugas ke amanan dan stake holder di wilayah Medan Utara , Khususnya Pihak Polres Pelabuhan Belawan dan jajarannya agar dapat memberantas judi tanpa pandang bulu.

Diduga lokasi judi di jadikan azas manfaat bagi penikmat pertaruhan untuk memanfaatkan situasi di tengah Wabah Covid 19.

Para penikmat pertaruhan uang itu di duga merasa nyaman karena menganggap “petugas tidak akan masuk ke lokasi mereka untuk menangkap karena takut terjadi body contact ataupun memang sengaja tutup mata” ,Kelakar warga sekitar yang enggan menyebutkan namanya ke pada awak media.( Es)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *